Jump to content

Cisco IOS

From Haidhi Wiki
Revision as of 11:13, 27 June 2026 by SanzSkuy (talk | contribs)
(diff) ← Older revision | Latest revision (diff) | Newer revision → (diff)

Cisco IOS (Internetwork Operating System) adalah sistem operasi yang menjalankan mayoritas router dan switch enterprise buatan Cisco. Halaman ini merangkum dasar-dasar pengelolaan perangkat berbasis IOS: keluarga sistem operasi Cisco, metode koneksi ke perangkat, navigasi antarmuka baris perintah (CLI), serta manajemen dan penyimpanan konfigurasi.

Ringkasan
Atribut Nilai
Tipe OS perangkat jaringan
Antarmuka CLI (Command Line Interface)
Akses awal Console (tanpa IP)
Akses jaringan SSH (Telnet tidak disarankan)
Penyimpanan config Flash, NVRAM, RAM

Sejarah singkat

Cisco memulai bisnis pada 1984 dengan produk router, dan sejak awal router-nya menggunakan IOS. Lini produk lain masuk melalui akuisisi:

  • Switch Catalyst berasal dari akuisisi Crescendo (1993). Sistem operasi switch awalnya CatOS, yang kini sudah usang (deprecated).
  • Firewall berasal dari akuisisi PIX milik Network Translation (1995), dengan sistem operasi Finesse.

Seiring waktu, switch dan firewall diport ke IOS agar antarmukanya seragam. IOS kemudian menjadi sistem operasi standar bagi sebagian besar perangkat enterprise Cisco.

Keluarga sistem operasi Cisco

Sistem operasi Cisco dan platformnya
OS Platform utama
IOS Mayoritas router & switch enterprise
CatOS Switch Catalyst generasi awal (usang)
NX-OS Switch data center Nexus dan MDS
IOS-XR Router service provider: NCS, CRS, ASR9000, XR12000
IOS-XE Router service provider ASR1000

CLI dari sistem operasi lain (NX-OS, IOS-XR, IOS-XE) hampir identik dengan IOS, sehingga keterampilan pada satu platform mudah dialihkan ke platform lain.

Metode koneksi ke perangkat

Ada dua cara dasar untuk mencapai CLI sebuah perangkat Cisco, dengan tujuan berbeda:

Metode koneksi
Metode Jenis Kegunaan Catatan
SSH Jaringan Manajemen harian via management IP Aman (terenkripsi); metode yang disarankan
Telnet Jaringan Sama seperti SSH Tidak disarankan — plaintext/tidak aman
Console Fisik (serial) Konfigurasi awal & pemulihan Tidak memerlukan IP

Pada jaringan enterprise, login biasanya tidak bersifat lokal pada perangkat melainkan disentralisasi melalui server AAA (Authentication, Authorization, and Accounting).

In-band vs out-of-band management

  • In-band management — perangkat dikelola melalui jaringan produksi yang sama dengan lalu lintas pengguna.
  • Out-of-band (OOB) management — tersedia jaringan manajemen terpisah khusus untuk administrasi.

Keunggulan OOB: jika jaringan produksi mengalami gangguan, administrator tetap dapat mengakses perangkat untuk memperbaikinya, karena jalur manajemen tidak ikut terdampak.

Koneksi console

Perangkat Cisco umumnya tidak memiliki IP address default. Hal ini menciptakan masalah bootstrap: untuk terhubung lewat jaringan dibutuhkan IP, tetapi untuk menetapkan IP itu perangkat harus sudah bisa diakses. Koneksi console memecahkan masalah ini — ia merupakan jalur fisik langsung yang tidak memerlukan IP sama sekali.

Console digunakan untuk:

  • Konfigurasi awal — termasuk menetapkan IP address pertama kali.
  • Pemulihan — saat IP perangkat tidak responsif (mis. jaringan bermasalah).
  • Melihat proses boot — output boot terlihat melalui console sejak awal. Hal ini tidak mungkin via SSH, karena IP baru aktif setelah sistem selesai melakukan boot.

Kabel console

Jenis kabel console
Jenis Konektor
Model lama DB9 (serial) ke RJ45
Model baru USB ke Mini-USB

Hierarki mode perintah IOS

CLI IOS terdiri atas beberapa mode berjenjang. Mode aktif dapat dikenali dari bentuk prompt-nya. Makin dalam levelnya, makin luas pula kewenangan untuk mengubah konfigurasi.

Mode CLI IOS
Prompt Mode Cara masuk
hostname> User Exec (mode awal saat login)
hostname# Privileged Exec enable
hostname(config)# Global Configuration configure terminal
hostname(config-if)# Interface Configuration interface X

Navigasi antar level:

  • exit — turun (mundur) satu level.
  • end (atau Ctrl-Z) — langsung kembali ke Privileged Exec dari level mana pun.
hostname>                  User Exec
   │  enable
   ▼
hostname#                  Privileged Exec
   │  configure terminal
   ▼
hostname(config)#          Global Configuration
   │  interface X
   ▼
hostname(config-if)#       Interface Configuration

exit = naik satu level    |    end = langsung ke Privileged Exec

Navigasi CLI

Fitur navigasi dan bantuan
Fitur Keterangan
Abbreviation Perintah boleh disingkat selama hanya ada satu kecocokan, mis. en untuk enable.
Context-sensitive help Tanda ? menampilkan opsi: sh? (perintah berawalan "sh"), show ? (keyword setelah show).
Ctrl-A Pindahkan kursor ke awal baris.
Ctrl-U Hapus seluruh baris.
Panah atas/bawah Telusuri riwayat perintah pada level mode yang sama.
Enter / Spasi Tampilkan output panjang baris demi baris / halaman demi halaman.
Ctrl-C Hentikan output dan kembali ke prompt.

Menyaring output dengan pipe

Tanda | menyaring output (mirip grep di Linux):

Operator pipe
Operator Fungsi
include Hanya baris yang cocok
exclude Buang baris yang cocok
begin Mulai dari kecocokan pertama
section Tampilkan blok konfigurasi terkait

Contoh:

show running-config | include FastEthernet0/0
show running-config | begin FastEthernet0/0
show running-config | exclude FastEthernet0/0
show running-config | section interface

Penyimpanan konfigurasi

IOS memisahkan penyimpanan ke dalam tiga lokasi:

Lokasi penyimpanan
Lokasi Isi Sifat
Flash Image IOS (sistem operasi) Non-volatile
NVRAM startup-config Non-volatile
RAM running-config Volatile (hilang saat reboot)

Saat perangkat boot, startup-config dari NVRAM dimuat ke RAM menjadi running-config.

   Flash            NVRAM                 RAM
 [image IOS]   [startup-config]  ──boot──► [running-config]
                       ▲                         │
                       └──── copy run start ◄─────┘
 non-volatile     non-volatile              volatile

Menyimpan dan mereset konfigurasi

Setiap perintah konfigurasi langsung aktif seketika di running-config (RAM), tetapi tidak persisten jika perangkat reboot. Karena itu perubahan harus disimpan secara eksplisit.

Perintah manajemen konfigurasi
Tujuan Perintah
Simpan agar persisten copy running-config startup-config (singkat: copy run start / wr)
Hapus config & factory reset erase startup-config (atau wr erase), lalu reload

Catatan: Lupa menjalankan copy run start setelah mengubah konfigurasi adalah kesalahan paling umum: perubahan tampak berfungsi, tetapi hilang begitu perangkat reboot.

Daftar perintah penting

Cheat sheet ringkas
Perintah Fungsi
enable Masuk Privileged Exec
configure terminal Masuk Global Configuration
interface X Masuk Interface Configuration
exit / end Turun satu level / kembali ke Privileged Exec
show running-config Tampilkan konfigurasi aktif (RAM)
show startup-config Tampilkan konfigurasi tersimpan (NVRAM)
copy run start Simpan konfigurasi
reload Mulai ulang perangkat

Lihat pula


Pranala luar