API Hooking: Difference between revisions
Created page with "API Hooking adalah teknik yang sering dipakai Malware untuk mencegat dan memanipulasi panggilang function API di Windows. Dengan API Hooking malware dapat: *Mengubah input data yang masuk *Mengubah output data yang keluar *Menyisipkan Kode jahat ditengah proses ''*Mungkin mirip dengan cara kerja burpsuite di web security (?)'' biasanya teknik ini dilakukan melalui process Process Injection yaitu meng-inject code ke process lain = Tujuan Utama Menggunakan API Hook..." |
No edit summary |
||
| Line 4: | Line 4: | ||
*Mengubah output data yang keluar | *Mengubah output data yang keluar | ||
*Menyisipkan Kode jahat ditengah proses | *Menyisipkan Kode jahat ditengah proses | ||
''*Mungkin mirip dengan cara kerja burpsuite di web security (?)'' | ''*Mungkin mirip dengan cara kerja burpsuite di web security (?)''<br> | ||
biasanya teknik ini dilakukan melalui process [[Process Injection]] yaitu meng-inject code ke process lain | |||
Warning: Hacking without permission is ilegal | |||
= Tujuan Utama Menggunakan API Hooking = | = Tujuan Utama Menggunakan API Hooking = | ||
Latest revision as of 11:49, 15 April 2025
API Hooking adalah teknik yang sering dipakai Malware untuk mencegat dan memanipulasi panggilang function API di Windows. Dengan API Hooking malware dapat:
- Mengubah input data yang masuk
- Mengubah output data yang keluar
- Menyisipkan Kode jahat ditengah proses
*Mungkin mirip dengan cara kerja burpsuite di web security (?)
biasanya teknik ini dilakukan melalui process Process Injection yaitu meng-inject code ke process lain
Warning: Hacking without permission is ilegal
Tujuan Utama Menggunakan API Hooking
Menyembunyikan diri
Agar antivirus dan user tidak sadar akan proses jahat yang sedang berjalan, malware akan hook API yang biasa dipakai untuk:
- List Proses
Malware akan menggunakan function seperti Process32First() dan Process32Next() agar
proses malware tidak muncul di Task Manager
- List File
Malware akan menggunakan function seperti FindFirstFileA() dan FindNextFileA() agar
file malware tidak muncul di Windows Explorer
- List Registry
Malware akan menggunakan function seperti RegQueryInfoKey() dan RegEnumKeyEx() agar
malware dapat bersembunyi di Registry
Mencuri Data Bank (Banking Trojan)
Untuk menyadap atau menyisipkan sesuatu ke dalam komunikasi HTTP antara user dan bank
- API dari
wininet.dllsepertiInternetConnectA(),HttpSendRequestA(),InternetReadFile() - API dari
ws2_32.dllsepertiWSARecv(),WSASend()yang biasanya digunakan untuk menyadap data dari aplikasi jaringan lain
Manipulasi Proses
- Hook
CreateProcessA()atauCreateProcessAsUserA()yang digunakan untuk meng-inject code ke proses baru atau mencegah proses tertentu berjalan - Hook
LoadLibraryA()danLoadLibraryExA()yang digunakan untuk manipulasi saat library (DLL) dimuat.
Legal or Ilegal?
Meskipun sering dipakai malware, tapi API Hooking tidak selalu jahat. Beberapa penggunaan legal:
- Malware sandbox (buat analisis malware)
- Kompatibilitas aplikasi lawas
- Software monitoring/debugging