LFS: Final Preparation: Difference between revisions
Appearance
Created page with "Pada bagian ini, kita mulai mengisi filesystem LFS (Linux From Scratch) dengan komponen-komponen yang akan membentuk sistem Linux final. Pertama-tama kita akan membuat direktori sehingga program-program yang telah di-compile bisa dipasang dilokasi akhirnya. Tujuan lain adalah agar program-program ini tidak tertima dengan versi finalnya. <syntaxhighlight lang=bash> mkdir -pv $LFS/{etc,var} $LFS/usr/{bin,lib,sbin} for i in bin lib sbin; do ln -sv usr/$i $LFS/$i done..." |
No edit summary |
||
| Line 1: | Line 1: | ||
Pada bagian ini, kita mulai mengisi filesystem LFS (Linux From Scratch) dengan komponen-komponen yang akan membentuk sistem Linux final. Pertama-tama kita akan membuat direktori sehingga program-program yang telah di-compile bisa dipasang dilokasi akhirnya. Tujuan lain adalah agar program-program ini tidak tertima dengan versi finalnya. | Pada bagian ini, kita mulai mengisi filesystem LFS (Linux From Scratch) dengan komponen-komponen yang akan membentuk sistem Linux final. Pertama-tama kita akan membuat direktori sehingga program-program yang telah di-compile bisa dipasang dilokasi akhirnya. Tujuan lain adalah agar program-program ini tidak tertima dengan versi finalnya. | ||
== Membuat Struktur Direktori == | |||
<syntaxhighlight lang=bash> | <syntaxhighlight lang=bash> | ||
mkdir -pv $LFS/{etc,var} $LFS/usr/{bin,lib,sbin} | mkdir -pv $LFS/{etc,var} $LFS/usr/{bin,lib,sbin} | ||
</syntaxhighlight> | |||
*<code>mkdir -pv</code>: Perintah ini digunakan untuk membuat direktori, dengan opsi <code>-p</code> untuk membuat direktori beserta subdirektorinya jika belum ada, dan <code>-v</code> untuk menampilkan pesan yang menunjukkan apa yang sedang dibuat. | |||
*<code>$LFS/{etc,var}</code>: Membuat direktori <code>etc</code> dan <code>var</code> di dalam direktori yang ditentukan oleh variabel <code>$LFS</code> | |||
*<code>$LFS/usr/{bin,lib,sbin}</code>: Membuat direktori <code>bin</code>, <code>lib</code>, dan <code>sbin</code> di dalam direktori <code>usr</code>, di bawah <code>$LFS</code> | |||
== Membuat Symlink == | |||
<syntaxhighlight lang=bash> | |||
for i in bin lib sbin; do | for i in bin lib sbin; do | ||
ln -sv usr/$i $LFS/$i | ln -sv usr/$i $LFS/$i | ||
done | done | ||
</syntaxhighlight> | |||
*<code>for i in bin lib sbin; do ... done</code>: Ini adalah loop for yang akan mengulang perintah untuk masing-masing item (<code>bin</code>, <code>lib</code>, <code>sbin</code>) | |||
*<code>ln -sv usr/$i $LFS/$i</code>: Untuk setiap direktori (<code>bin</code>, <code>lib</code>, <code>sbin</code>), perintah ini membuat symlink (link simbolik) dari <code>$LFS/usr/$i ke $LFS/$i</code>. Ini berarti direktori <code>bin</code>, <code>lib</code>, <code>sbin</code> yang ada di dalam direktori usr akan disimbolkan ke direktori yang lebih umum di <code>$LFS</code>. Tujuannya adalah untuk mempermudah pengelolaan file sistem dan memisahkan direktori berdasarkan fungsi mereka. | |||
== Membuat Direktori lib64 untuk Arsitektur x86_64 == | |||
<syntaxhighlight lang=bash> | |||
case $(uname -m) in | case $(uname -m) in | ||
x86_64) mkdir -pv $LFS/lib64 ;; | x86_64) mkdir -pv $LFS/lib64 ;; | ||
esac | esac | ||
</syntaxhighlight> | </syntaxhighlight> | ||
*<code>uname -m</code>: Perintah ini digunakan untuk mendapatkan arsitektur mesin saat ini. Jika arsitektur sistem adalah x86_64 (yaitu, 64-bit), maka perintah berikut akan dijalankan. | |||
*<code>mkdir -pv $LFS/lib64</code>: Jika sistem menggunakan arsitektur x86_64, maka direktori <code>lib64</code> akan dibuat di dalam direktori <code>$LFS</code>. Direktori lib64 digunakan pada sistem 64-bit untuk menyimpan pustaka (library) 64-bit, yang terpisah dari pustaka 32-bit yang disimpan di <code>lib</code>. | |||
Lalu kita akan membuat folder lagi untuk menyimpan program yang dicompile menggunakan ''cross-compiler'' | Lalu kita akan membuat folder lagi untuk menyimpan program yang dicompile menggunakan ''cross-compiler'' | ||
Revision as of 04:13, 15 April 2025
Pada bagian ini, kita mulai mengisi filesystem LFS (Linux From Scratch) dengan komponen-komponen yang akan membentuk sistem Linux final. Pertama-tama kita akan membuat direktori sehingga program-program yang telah di-compile bisa dipasang dilokasi akhirnya. Tujuan lain adalah agar program-program ini tidak tertima dengan versi finalnya.
Membuat Struktur Direktori
mkdir -pv $LFS/{etc,var} $LFS/usr/{bin,lib,sbin}
mkdir -pv: Perintah ini digunakan untuk membuat direktori, dengan opsi-puntuk membuat direktori beserta subdirektorinya jika belum ada, dan-vuntuk menampilkan pesan yang menunjukkan apa yang sedang dibuat.$LFS/{etc,var}: Membuat direktorietcdanvardi dalam direktori yang ditentukan oleh variabel$LFS$LFS/usr/{bin,lib,sbin}: Membuat direktoribin,lib, dansbindi dalam direktoriusr, di bawah$LFS
Membuat Symlink
for i in bin lib sbin; do
ln -sv usr/$i $LFS/$i
done
for i in bin lib sbin; do ... done: Ini adalah loop for yang akan mengulang perintah untuk masing-masing item (bin,lib,sbin)ln -sv usr/$i $LFS/$i: Untuk setiap direktori (bin,lib,sbin), perintah ini membuat symlink (link simbolik) dari$LFS/usr/$i ke $LFS/$i. Ini berarti direktoribin,lib,sbinyang ada di dalam direktori usr akan disimbolkan ke direktori yang lebih umum di$LFS. Tujuannya adalah untuk mempermudah pengelolaan file sistem dan memisahkan direktori berdasarkan fungsi mereka.
Membuat Direktori lib64 untuk Arsitektur x86_64
case $(uname -m) in
x86_64) mkdir -pv $LFS/lib64 ;;
esac
uname -m: Perintah ini digunakan untuk mendapatkan arsitektur mesin saat ini. Jika arsitektur sistem adalah x86_64 (yaitu, 64-bit), maka perintah berikut akan dijalankan.mkdir -pv $LFS/lib64: Jika sistem menggunakan arsitektur x86_64, maka direktorilib64akan dibuat di dalam direktori$LFS. Direktori lib64 digunakan pada sistem 64-bit untuk menyimpan pustaka (library) 64-bit, yang terpisah dari pustaka 32-bit yang disimpan dilib.
Lalu kita akan membuat folder lagi untuk menyimpan program yang dicompile menggunakan cross-compiler
mkdir -pv $LFS/tools